ESN, Jakarta – Siapa sangka, ternyata salah satu pemeran film berjudul Pasukan 1000 Janda, yang kini dalam proses produksi, adalah ‘wewene’ asal Tondano, Minahasa Novita Mantik
Wanita cantik yang tinggal di Wewelen, Tondano ini, dipercaya oleh Sutradara sekaligus penulis skenario, Archy Hekagery sebagai salah satu pemeran Inong Balee (prajurit perempuan Aceh).

Diwawancara ESN, Senin (2/2/2026), Novita mengungkapkan, dirinya berhasil terpilih sebagai salah satu pemeran Inong Balee, berkat bimbingan Jonathan Ozoh, Action Director paling berpengaruh dalam Industri Film Indonesia saat ini.

“Selain bimbingan pak Ozoh, saya juga kebetulan menguasai olahraga bela diri Taekwondo, jadi bisa dipercaya berperan dalam film pasukan 1000 janda ini,” ujar Novita.
Novita sendiri mengaku, Film Pasukan 1000 Janda ini adalah debut pertama dirinya dalam industri perfilman nasional.

“Tidak menyangka juga sih bisa terlibat di film bergenre action ini,” tukasnya.

Diproduksi oleh Manara Studios, film Pasukan 1000 Janda merupakan adaptasi bebas yang terinspirasi dari kisah nyata perjuangan perempuan Aceh pada masa peperangan melawan penjajah, sekitar tahun 1550 hingga 1606.
Cerita berfokus pada sekelompok perempuan tangguh yang merupakan para janda prajurit perang.
Meski kehilangan orang-orang tercinta, mereka memilih bangkit dan membentuk pasukan perlawanan di bawah kepemimpinan tokoh legendaris Aceh, Laksamana Malahayati.
Film ini mengusung genre action-sejarah, dengan pendekatan hiburan yang dinamis. Sutradara sekaligus penulis skenario, Archy Hekagery, menilai bahwa film sejarah kerap dianggap terlalu kaku bagi penonton masa kini.
Film sejarah dan biografi yang terlalu kaku sering kali tidak menarik minat penonton luas, meskipun tokoh yang diangkat memiliki jasa besar bagi bangsa.
“Sebagai solusi, ‘Pasukan 1000 Janda’ memilih pendekatan film action hiburan, dengan tujuan utama menarik perhatian publik terlebih dahulu,” kata Archy.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan bagi generasi muda untuk mengenal sejarah Indonesia dari sudut pandang yang lebih segar.
Film ini juga diharapkan mendorong penonton untuk menggali lebih dalam kisah-kisah perjuangan bangsa yang selama ini jarang diangkat ke layar lebar.
Dari sisi pemain, Pasukan 1000 Janda menghadirkan deretan aktor dan aktris ternama.
Atiqah Hasiholan dipercaya memerankan sosok Laksamana Malahayati, sementara Cut Mini berperan sebagai Maisaroh.

Film ini juga dibintangi Ully Triani, Brittany Fergie, Vincent Verhaag, serta aktor internasional seperti Ron Smoorenburg dan Hans de Karker.
Keseriusan produksi film ini juga terlihat dari aspek teknis. Tim produksi membangun sebuah kapal khusus untuk kebutuhan syuting, dibuat selama kurang lebih satu bulan menggunakan material kayu asli.
Kapal berskala 1:1 tersebut dirancang menyerupai kapal phinisi, demi menghadirkan visual laut yang autentik dan megah.
Film Pasukan 1000 Janda ditargetkan tayang pada Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, dan diproyeksikan menjadi salah satu film nasional yang menggabungkan hiburan, sejarah, dan semangat perjuangan perempuan Indonesia.
(Mrcl/*)












