Minsel

Camat Tenga Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Jelang Nataru

1513
×

Camat Tenga Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Jelang Nataru

Sebarkan artikel ini
Camat Tenga Sony Harry Sagai

ESN, Minahasa Selatan — Intensitas hujan yang terus meningkat sejak awal Desember membuat Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), berada dalam kondisi siaga. Menyikapi situasi tersebut, Camat Tenga Sonny Harry Sagai mengimbau seluruh warga agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan dalam setiap aktivitas, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/12/2025), Sonny menegaskan bahwa kondisi cuaca yang tidak menentu, disertai hujan deras dan angin kencang, berpotensi meningkatkan risiko terjadinya bencana alam, seperti longsor maupun banjir.

“Dalam menyambut Natal dan Tahun Baru, saya mengimbau masyarakat di Kecamatan Tenga untuk tetap berhati-hati. Curah hujan yang tinggi mengharuskan kita semua lebih waspada, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir,” ujar Sonny.

Ia juga menjelaskan bahwa pihak kecamatan telah menyampaikan surat edaran kepada seluruh hukum tua agar informasi terkait cuaca ekstrem dibacakan dalam setiap kegiatan masyarakat, baik dalam pertemuan suka maupun duka. Pengumuman juga diminta disebarkan melalui pengeras suara desa agar dapat menjangkau seluruh warga.

“Cuaca ekstrem dengan angin kencang sejak memasuki bulan Desember membuat kami mengeluarkan surat imbauan resmi. Hukum tua sudah kami instruksikan untuk menyampaikan peringatan ini di berbagai kegiatan masyarakat,” jelasnya.

Sagai turut memberikan perhatian khusus kepada masyarakat nelayan di wilayah pesisir. Ia mengingatkan agar nelayan selalu memperhatikan kondisi laut dan membatasi aktivitas melaut jika cuaca tidak memungkinkan.

“Masyarakat nelayan harus benar-benar memeriksa kondisi laut. Jangan memaksakan diri melaut dalam cuaca ekstrem seperti ini,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai maupun dataran rendah diminta untuk selalu siaga mengantisipasi potensi luapan air sungai atau banjir bandang.

“Warga di bantaran sungai dan dataran rendah harus selalu waspada. Curah hujan yang tinggi bisa memicu luapan air secara tiba-tiba. Tetap berjaga dan prioritaskan keselamatan,” tutupnya.

Laporan: Jacky Saroinsong

Example 120x600