Minahasa

Harga Daging Babi Melonjak, Pemprov Sulut datangkan babi dari Bali Guna Stabilkan Harga

1389
×

Harga Daging Babi Melonjak, Pemprov Sulut datangkan babi dari Bali Guna Stabilkan Harga

Sebarkan artikel ini

ESN, Tondano – Melonjaknya harga daging babi di Sulawesi Utara termasuk di Kabupaten Minahasa, membuat Pemkab Minahasa terus mencari solusi agar harga daging babi menjadi stabil.

Terkait solusi itu, Bupati Jemmy Stani Kumendong dan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Lynda Watania melalui Kadis Kominfo Maya Marina Kainde, mengungkapkan bahwa akan ada 5 kali pengiriman babi dari Bali ke Sulut sampai harga daging babi di daerah ini benar benar stabil.

“Hal ini dilakukan untuk menstabilkan harga daging babi di daerah ini karena harganya naik signifikan,” ujar Kainde kepada wartawan Sabtu (3/8/24).

Kata Kainde, kenaikan harga daging babi diduga kuat akibat pedagang babi yang menaikkan harga dengan situasi yang ada, hal ini dikarenakan informasi beberapa waktu lalu tepatnya di bulan Juli 2023, banyak babi di Sulut yang mati akibat serangan African Swine Fever (ASF).

“Setelah dinyatakan aman dari virus, harga daging babi mulai naik lagi, Bahkan melonjak sampai 3 kali lipat dan membuat masyarakat Sulut mengeluhkan kenaikan harga tersebut,” tukas Kainde.

Karena itu, tukasnya lagi bahwa Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw langsung mengambil tindakan dan kebijakan untuk mendatangkan babi dari Bali guna menstabilkan harga daging babi di daerah Sulawesi Utara dengan tujuan untuk memenuhi permintaan dan kebutuhan daging babi di Sulut karena permintaan banyak, tapi stok kurang.

Example 120x600