Minahasa

Kepala BNPB Suharyanto tawarkan tiga opsi bagi warga tedampak banjir luapan danau Tondano

3126
×

Kepala BNPB Suharyanto tawarkan tiga opsi bagi warga tedampak banjir luapan danau Tondano

Sebarkan artikel ini

Foto : Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat meninjau lokasi bencana banjir luapan danau Tondano didampingi Bupati Minahasa Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang.ist

ESN, Tondano – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meninjau lokasi bencana banjir di Kelurahan Roong, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Kamis (12/6/2025).

Bupati Minahasa Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang tampak ikut mendampingi Suharyanto.

Suharyanto mengungkapkan kunjungannya atas perintah Presiden Prabowo Subianto.


Ia menyoroti bahwa banjir akibat luapan Danau Tondano ini merupakan salah satu dari 1.665 bencana yang tercatat di Indonesia per 12 Juni 2025.

“Dalam lima tahun terakhir tidak pernah terjadi kejadian seperti ini, tetapi kemudian kami pantau setiap hari ternyata sampai 2 bulan lebih banjirnya,” ujar Suharyanto.

Dia menekankan bahwa kondisi ini adalah peringatan agar tidak terulang lagi.

Pemerintah pusat melalui BNPB kata Suharyanto menawarkan tiga opsi utama bagi warga terdampak banjir untuk penyelesaian permanen.

Ketiga opsi tersebut yaitu Pindah Mandiri. Korban dapat pindah ke lokasi mandiri yang tanahnya telah disiapkan, kemudian BNPB akan membangun rumah hunian di lokasi tersebut.

Opsi kedua yaitu Relokasi Terpusat, dimana korban banjir akan direlokasi secara terpusat ke desa atau kelurahan sekitar, dengan pembangunan rumah di lokasi baru.

Selanjutnya opsi ketiga yaitu peninggian Rumah. Hal ini berlaku bagi warga yang tidak ingin direlokasi karena alasan tanah kelahiran, rumah mereka akan ditinggikan.

Adapun untuk kerusakan berat, pemerintah akan memberikan bantuan anggaran sebesar Rp60 juta.

Suharyanto menyebut, dana ini bisa digabung dengan bantuan lain dari pemerintah daerah, BUMD, swasta, dan tabungan keluarga.

Terhsdap hal tersebut, Bupati Minahasa Robby Dondokambey menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat.

Ia juga menekankan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian, terlepas dari besar kecilnya nilai bantuan.

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi, Suharyanto menegaskan bahwa kebutuhan dasar warga terdampak akan terus dipenuhi selama air belum surut.

Pemerintah Kabupaten Minahasa diminta untuk segera melakukan pendataan agar pembangunan rumah dapat dilakukan bertahap hingga tuntas.

(Mrcl/*)

Example 120x600