Bitung

Pemkot Bitung Resmi Launching Batik Harmoni, Digadang Jadi Identitas Daerah

1479
×

Pemkot Bitung Resmi Launching Batik Harmoni, Digadang Jadi Identitas Daerah

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka bersama para ASN memperlihatkan produk Batik Harmoni di sela upacara Peringatan Hari KORPRI ke-54

ESN, Bitung – Pemerintah Kota Bitung resmi meluncurkan Batik Harmoni, motif batik yang digadang-gadang bakal menjadi identitas dan ciri khas baru daerah.

Launching dilakukan di sela-sela upacara peringatan Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54 yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Bitung, Senin (01/12/2025).

Peluncuran ini ditandai dengan penyerahan contoh kain Batik Harmoni oleh Ketua TP PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, kepada Wali Kota Bitung Hengky Honandar. Usai menerima sample tersebut, Wali Kota bersama jajaran memamerkan kain batik bermotif khas Bitung itu di hadapan ASN yang mengikuti upacara.

Motif Batik Harmoni memadukan unsur alam dan kehidupan sosial masyarakat Kota Bitung, yang mencerminkan kerukunan serta keberagaman budaya di daerah pesisir.

Wali Kota Hengky Honandar mengapresiasi TP PKK yang telah menginisiasi hadirnya batik tersebut sebagai upaya memperkuat identitas lokal. Ia menegaskan bahwa Batik Harmoni ke depan akan diperkenalkan lebih luas dan didorong menjadi salah satu seragam resmi ASN maupun pakaian khas daerah.

“Ini bukan sekadar motif batik, tetapi simbol jati diri Kota Bitung. Kita ingin daerah ini memiliki identitas visual yang kuat dan dapat dibanggakan,” ujarnya.

Peluncuran ini juga mendapat sambutan hangat dari para ASN yang hadir. Sejumlah peserta upacara tampak kompak mengenakan seragam KORPRI serta berswafoto bersama kain Batik Harmoni yang menjadi pusat perhatian.

Dengan diresmikannya Batik Harmoni, Pemerintah Kota Bitung berharap hadirnya produk budaya lokal dapat mendorong kreativitas UMKM, memperkuat ekonomi daerah, sekaligus menambah kebanggaan masyarakat terhadap identitas kotanya.

Example 120x600