Minahasa

Wabup Vasung audiensi dengan Wamensos, bahas program sosial dan DTSEN

849
×

Wabup Vasung audiensi dengan Wamensos, bahas program sosial dan DTSEN

Sebarkan artikel ini

ESN, Jakarta – Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, mengikuti audiensi bersama Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono.

Audiensi berlangsung di ruang pertemuan Kantor Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).

Wakil Menteri Sosial RI didampingi oleh Mardi Brilian selaku Direktur Jaminan Sosial (Jamsos), I Ketut Supena selaku Direktur Komunitas Adat Terpencil (KAT).

Cece selaku Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB), La Ode Taufik selaku Direktur Perlindungan Sosial Daya Sosial (PSDS), serta Johari selaku Sekretaris Bersama Sekber SR.

Audiensi ini juga dihadiri oleh Bupati Minahasa Selatan dan Bupati Muna Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program-program sosial nasional.

Vanda Sarundajang menyampaikan, audiensi tersebut membahas sejumlah usulan program nasional yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai bidang.

Pembahasan mencakup Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya terkait mekanisme pengusulan dan perubahan desil, jaminan kesehatan masyarakat, serta sinkronisasi data masyarakat miskin agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.

“Melalui audiensi ini, kami mendorong sinkronisasi data sosial ekonomi agar seluruh program bantuan pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” tukasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI atas berbagai bantuan yang telah diterima oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Bantuan tersebut antara lain Program Atensi Permakanan bagi lansia dan penyandang disabilitas yang telah berjalan selama dua tahun hingga akhir Desember.

Bantuan bagi orang tua dari anak-anak yang berada di Sekolah Rakyat (SR) mengingat 75 anak yang mengikuti program SR seluruhnya berasal dari Minahasa, serta Program Keluarga Harapan (PKH) dan berbagai bantuan sosial lainnya dari Kementerian Sosial.

Vanda menambahkan, dalam audiensi tersebut turut dibahas program bantuan bagi daerah rawan bencana alam, penanggulangan bencana, penguatan Lumbung Sosial di daerah.

Termasuk juga pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Seluruh program tersebut diharapkan dapat berbasis pada data terpusat sosial ekonomi nasional sehingga pelaksanaannya lebih efektif dan tepat sasaran.

“Semua program yang dibahas diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah,” katanya.

(Mrcl/*)

Example 120x600