ESN, Bitung — Setelah puluhan tahun berpisah dari bangku sekolah, para alumni SMAN 2 Bitung angkatan 1992–1995 kembali berkumpul dalam rangkaian kegiatan reuni yang dikemas dengan aksi sosial dan pertemuan penuh kehangatan.
Kegiatan diawali dengan pembagian paket sembako kepada para penyapu jalan dan tukang ojek di sejumlah titik di Kota Bitung.

Aksi ini menjadi bentuk kepedulian para alumni terhadap masyarakat yang setiap hari berjuang di tengah keterbatasan.
Tak hanya itu, dalam rangka Hari Guru Nasional para alumnus juga memberikan tali kasih kepada guru-guru yang pernah mendidik dan membentuk karakter mereka selama menempuh pendidikan di SMAN 2 Bitung.

Mereka mendatangi kediaman sejumlah guru untuk menyerahkan bantuan serta menyampaikan rasa terima kasih atas jasa dan ilmu yang telah diberikan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para alumni juga menyempatkan diri menjenguk keluarga salah satu rekan seangkatan yang sedang terbaring di rumah sakit.

Doa dan dukungan disampaikan sebagai bentuk solidaritas dan persaudaraan yang tetap terjalin erat meski puluhan tahun telah berlalu.
Puncak reuni digelar pada malam “Bakudapa Ulang” di My Boiz Café and Resto. Dengan mengangkat tema Kebersamaan dalam Persaudaraan, acara ini menghadirkan suasana hangat dan penuh nostalgia, mempertemukan kembali sahabat lama yang telah menempuh perjalanan hidup masing-masing selama tiga dekade.

Salah satu Alumnus Berry Tinangon mengatakan, bahwa kegiatan reuni kali ini bukan hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan, meneguhkan kepedulian sosial, dan menjaga semangat kebersamaan di antara seluruh alumni.












