Kota ManadoSulawesi Utara

Buka Puasa Bersama KKSS, Gubernur Sulut Soroti Toleransi Antar Umat

419
×

Buka Puasa Bersama KKSS, Gubernur Sulut Soroti Toleransi Antar Umat

Sebarkan artikel ini

ESN, Manado – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, menggelar buka puasa bersama Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sulawesi Utara di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan itu menjadi ajang silaturahmi lintas suku dan agama di provinsi tersebut.

Dalam sambutannya, Yulius menyampaikan apresiasi kepada KKSS yang untuk kedua kalinya menginisiasi buka puasa bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. “Terima kasih atas inisiasi yang KKSS buat untuk kali kedua kita melaksanakan buka bersama. Tahun lalu kita ditemani hujan deras, hari ini cuaca cerah bersama-sama dengan kita,” ujarnya.

Menurut dia, perbedaan lokasi dan suasana dibanding tahun lalu tidak mengurangi makna kebersamaan. Ia menilai buka puasa bukan sekadar berbagi hidangan, melainkan mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa saling mengasihi.

“Esensi dari kita bersilaturahmi, esensi dari kita berbagi. Tahun 2026 ini semuanya untuk kita bisa bersama-sama, kita berbagi, kita saling mengasihi satu dengan yang lain,” kata Yulius.

Ia juga menyebut Ramadan sebagai momentum mempertemukan berbagai elemen masyarakat yang dalam keseharian jarang berjumpa. Gubernur mengundang masyarakat menghadiri open house Lebaran di Wisma Negara. “Nanti waktu Lebaran gubernur open house juga di sini. Jadi kalau minta THR setelah open house,” ujarnya berseloroh.

Yulius menekankan puasa sebagai sarana penguatan iman dan pengendalian diri. Ia mengapresiasi umat Muslim yang tetap menjalankan ibadah meski hidangan telah tersaji. “Tidak tergoda dengan makan minum, apalagi jabatan. Makan minum saja tidak mau. Artinya imannya memang sudah kuat,” tuturnya.

Ia mengatakan, hikmah puasa menghadirkan dua kedekatan sekaligus: kepada Tuhan dan kepada sesama manusia. Kedekatan dengan sesama, menurut dia, tercermin dari kehadiran anak-anak yatim piatu dalam kegiatan tersebut. “Kita bersyukur mereka ikut merasakan syukur itu. Ke depan mereka juga akan menjadi seperti kita. Tidak ada yang berbeda antara mereka dan kita,” ucapnya.

Di akhir sambutan, Yulius menegaskan pentingnya menjaga toleransi dan moderasi beragama di Sulawesi Utara. Ia menyebut kebersamaan lintas umat dan suku dalam kegiatan itu sebagai cerminan harmoni yang perlu dirawat bersama.

Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus KKSS Sulawesi Utara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sulut, anak-anak yatim, serta sejumlah undangan lainnya.

Example 120x600