Minahasa

Kembangkan sektor pariwisata, Pemkab Minahasa Jajaki Kerja Sama ‘Sister City’ dengan Gianyar

1246
×

Kembangkan sektor pariwisata, Pemkab Minahasa Jajaki Kerja Sama ‘Sister City’ dengan Gianyar

Sebarkan artikel ini

ESN, Bali — Pemkab Minahasa jajaki kerja sama strategis ‘Sister City’ dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.

Kerjasama ini bertujuan menjadikan Minahasa sebagai destinasi wisata unggulan di Sulawesi Utara, yang berbasis budaya dan kearifan lokal.

Hal itu diungkapkan Bupati Robby Dondokambey (RD) dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang (Vasung), usai bertemu Bupati Gianyar, I Made Agus Mahayastra.

Pertemuan digelar di Kantor Bupati Gianyar, Kamis (13/11/2025).

RD-Vasung mengatakan, rencana kerja sama tersebut meliputi pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik (best practice) dalam pengelolaan destinasi wisata.

“Termasuk tentu promosi pariwisata terpadu, penguatan ekonomi kreatif, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata,” tukas keduanya.

“Kenapa Gianyar dipilih sebagai mitra? karena daerah tersebut telah terbukti sukses dalam mengelola potensi wisata berbasis budaya dan alam dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan serta keterlibatan masyarakat lokal,” tambah Bupati RD.

Lanjut dia, Gianyar juga merupakan salah satu contoh daerah yang mampu menyeimbangkan antara kemajuan pariwisata dan pelestarian budaya.

“Pola pengelolaan seperti ini yang ingin kami pelajari dan adaptasi untuk diterapkan di Minahasa,” ujarnya.

Wakil Bupati Vanda Sarundajang menambahkan, melalui kerja sama ini, Pemkab Minahasa berharap dapat mengadaptasi Keberhasilan Gianyar dalam mengelola pariwisata.

“Terutama dalam hal pemberdayaan masyarakat desa wisata, penguatan promosi digital, dan pengembangan atraksi berbasis budaya Minahasa, seperti maesa’an, tarian kabasaran, dan kuliner khas,” katanya.

Vanda juga mengungkapkan bahwa, pihaknya ingin agar pariwisata Minahasa tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya seperti Danau Tondano dan Bukit Kasih, tetapi juga karena karakter budaya dan keramahan masyarakatnya.

Kerja sama ini direncanakan akan dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang akan mencakup bidang promosi, peningkatan SDM pariwisata, dan pengelolaan destinasi berkelanjutan.

Dalam waktu dekat, tim teknis kedua daerah akan melakukan pertemuan lanjutan untuk menyusun langkah implementatif kerja sama tersebut.

(Mrcl/*)

Example 120x600