Bitung

BPPP Bitung Gelar Konsultasi Publik Standar Pelayanan untuk Tingkatkan Mutu Layanan

1603
×

BPPP Bitung Gelar Konsultasi Publik Standar Pelayanan untuk Tingkatkan Mutu Layanan

Sebarkan artikel ini
Pelaksanaan kegiatan sosialisasi konsultasi publik oleh BPPP Bitung di Aula BPPP, Selasa (25/11/2025)

ESN, Bitung — Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Bitung menggelar kegiatan sosialisasi dan konsultasi publik Standar Pelayanan di Aula Balai, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pelatihan, Dr. Lilly Aprilya Pregiwati, SPi, M.Si, melalui sambungan Zoom. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penyedia layanan untuk terus memperkuat standar pelayanan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat kelautan dan perikanan.

Kepala Balai BPPP Bitung Natalia (tengah)

Kepala BPPP Bitung, Natalia, S.Tr.Pi., M.Pi, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa layanan pelatihan, uji kompetensi, dan pembinaan sumber daya manusia kelautan dan perikanan harus mampu menjawab kebutuhan para pelaku usaha—mulai dari nelayan, pembudidaya, hingga para pendamping dan guru vokasi.

“Kritik, aspirasi, dan pengalaman dari bapak ibu saat berinteraksi dengan layanan Balai sangat kami butuhkan. Kualitas layanan hanya akan terwujud jika penyedia dan pengguna layanan saling berbicara dan saling mengoreksi,” ujarnya.

Natalia menuturkan bahwa konsultasi publik ini memberi ruang kepada masyarakat pengguna layanan untuk menyampaikan kesan, evaluasi, maupun saran secara langsung agar BPPP Bitung dapat terus melakukan perbaikan berkelanjutan.

Menurutnya, Standar Pelayanan (SKP) menjadi sangat penting karena kualitas pelayanan publik merupakan bagian dari prioritas nasional. Pemerintah, katanya, dituntut untuk memberikan pelayanan yang mudah diakses, relevan, serta berdampak langsung pada peningkatan kompetensi dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa sektor perikanan merupakan salah satu unit pelaksana teknis yang aktif berinovasi, mulai dari pelatihan teknis bagi nelayan dan pembudidaya, uji profesi, jejaring kerja sama dengan pemerintah daerah dan industri, hingga lembaga sertifikasi.

“Semua capaian tersebut tidak boleh berhenti sebagai angka. Harus terus kita perbaiki sejalan dengan kebutuhan masyarakat,” tegas Natalia.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber Adi Saputra, S.Pi, M.Tr.Pi, dengan Mashdarawang, S.Tr.Pi sebagai moderator, serta Moch Abdul Chalim, S.Pi sebagai notulen.

Example 120x600