ESN, Bitung — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Bitung menyambut baik kedatangan kapal pesiar MS Odyssey yang dijadwalkan berlabuh di Pelabuhan Bitung pada 23 Oktober 2025 mendatang. Kedatangan kapal berbendera luar negeri ini diharapkan menjadi momentum positif bagi sektor ekonomi lokal, khususnya bagi pedagang pasar tradisional di Kota Bitung.
Direktur Umum Perumda Pasar Bitung, Ramlan Mangkialo, mengatakan pihaknya turut mempersiapkan sejumlah langkah dalam menyambut arus wisatawan yang akan berkunjung ke kota. Ia menilai, kedatangan kapal pesiar menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi pasar rakyat Bitung yang kini terus berbenah.
“Kami menyambut dengan penuh antusias. Kehadiran wisatawan mancanegara tentu akan memberi dampak ekonomi bagi para pedagang lokal. Pasar tradisional bisa menjadi destinasi belanja yang menarik dengan menonjolkan produk-produk khas daerah,” ujar Mangkialo, Selasa (21/10/2025).
Menurutnya, Perumda Pasar terus berupaya menata area pasar agar lebih bersih, tertib, dan nyaman, sehingga mampu memberikan kesan positif bagi para pengunjung, termasuk turis asing.
Selain itu, pihaknya juga mendorong pedagang untuk menyiapkan produk lokal yang unik seperti kuliner tradisional, suvenir khas Bitung, hingga hasil olahan laut yang menjadi ciri khas daerah pesisir.
“Harapan kami, wisatawan yang datang tidak hanya melihat keindahan laut dan taman kota, tapi juga bisa merasakan suasana ekonomi rakyat di pasar-pasar kita. Ini kesempatan untuk memperkenalkan Bitung dari sisi budaya dan ekonomi kerakyatan,” tambahnya.
Mangkialo menegaskan, Perumda Pasar Bitung siap bersinergi dengan pemerintah kota dan instansi terkait dalam mempersiapkan sarana pendukung, termasuk menjaga kebersihan lingkungan pasar dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat maupun wisatawan.
Kapal pesiar MS Odyssey diketahui membawa ratusan wisatawan asing dan menjadi bagian dari agenda pelayaran internasional di kawasan Asia Pasifik. Kedatangan kapal ini menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat citra Bitung sebagai kota pelabuhan sekaligus destinasi wisata unggulan di Sulawesi Utara.












