ESN, Bitung — Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, membuka secara resmi Grand Final Pemilihan Putra-Putri Bitung Junior 2025 di Gedung Kesenian Bitung, Sabtu malam, 12 Juli 2025. Acara ini menjadi sorotan sebagai ajang pembentukan karakter dan kreativitas anak muda sejak dini.
Sejumlah tokoh penting daerah turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Sekretaris Tim Penggerak PKK Bitung Ny. Jacinta Marybel Maringka Gumolung, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Presiden Lima Perisai, para dewan juri, serta jajaran panitia dan peserta grand final.
Dalam sambutannya, Randito menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat, sembari menekankan pentingnya membangun karakter anak sejak usia muda.
“Kegiatan ini bukan semata soal penampilan, tapi tentang keberanian, nilai, dan kepemimpinan. Kami bangga atas semangat yang ditunjukkan para finalis,” kata Randito.
Ia menyebut ajang ini sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda Kota Bitung agar tumbuh menjadi individu yang cerdas, berkarakter, serta berkontribusi bagi masyarakat.
Randito juga menyinggung peran media sosial dalam membentuk karakter generasi muda di era digital. Ia mengingatkan pentingnya penggunaan platform digital secara bijak.
“Gunakan media sosial untuk menyebarkan inspirasi, bukan provokasi. Jadilah generasi cerdas yang membawa energi positif,” ujarnya.
Di hadapan ratusan tamu undangan, Randito menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bitung akan terus memberi ruang bagi kreativitas anak muda, termasuk melalui ajang-ajang seperti Putra-Putri Bitung Junior.
“Kami ingin anak muda jadi mitra strategis pemerintah dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan,” ucapnya.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada para finalis yang telah berani tampil dan berkompetisi secara sportif.
“Siapa pun pemenangnya malam ini, kalian semua adalah inspirasi bagi Kota Bitung,” ujar Randito sebelum secara resmi membuka acara.
Acara grand final ini menjadi penanda kuat bahwa Pemkot Bitung serius memberi panggung bagi generasi muda, tidak hanya sebagai penerus, tapi juga sebagai penggerak perubahan sosial sejak dini.












