Minahasa

Hasil RDP DPRD Minahasa dengan Balai Sungai dan PLN, hari ini pintu air Tonsea Lama dibuka Full

2164
×

Hasil RDP DPRD Minahasa dengan Balai Sungai dan PLN, hari ini pintu air Tonsea Lama dibuka Full

Sebarkan artikel ini

Foto : Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Minahasa, Balai Sungai dan PLN, Selasa (27/5/2025).ist

ESN, Tondano – Luapan air danau Tondano yang berakibat terjadinya banjir di sejumlah pemukiman warga, terutama pemukiman warga yang berada di pesisir danau Tondano, terus menjadi perhatian Pansus DPRD Minahasa.

Buktinya Selasa (27/5/2025), Pansus DPRD menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak Balai Sungai Wilayah Sulawesi I, PT PLN Nusantara Power UP Minahasa, termasuk Pemerintah Kabupaten Minahasa.

RDP yang dipimpin Ketua Pansus, Rio Rindengan berlangsung alot, terutama soal usulan pembukaan penuh Pintu Air Tonsealama yang menjadi salah satu solusi jangka pendek guna membuat luapan air menjadi surut.

Pansus menilai, langkah ini penting untuk menurunkan debit air Danau Tondano, yang belakangan naik drastis akibat curah hujan tinggi dan terbatasnya aliran keluar danau.

“Kami ingin semua pihak bergerak cepat. Luapan Danau Tondano sudah terlalu lama menyusahkan warga. Maka kami mendesak PT PLN membuka seluruh penahan air di Pintu Air Tonsea Lama,” tukas Rindengan.

Rindengan menegaskan, pembukaan pintu air secara penuh akan diawasi langsung oleh Pansus pada Rabu (28/5/25) hari ini.

Desakan tersebut memang telah disetujui. Manager PT PLN Nusantara Power UP Minahasa, Aris Indrianto Elisa dalam RDP. Dia menyatakan kesiapan pihaknya untuk membuka Pintu Air Tonsealama secara penuh dan berkelanjutan selama 24 jam.

Aris mengakui bahwa langkah ini memiliki potensi risiko, namun menggarisbawahi bahwa PLN telah melakukan simulasi teknis dan akan menjalankan pembukaan bertahap hingga pintu benar-benar terbuka penuh ke dasar sungai.

“Kami menyampaikan potensi dampaknya, tapi prinsipnya kami siap. Ini demi kepentingan masyarakat luas,” ujar Aris.

Kesepakatan ini menjadi titik awal dari upaya konkrit menyelamatkan kawasan sekitar Danau Tondano dari ancaman banjir berkepanjangan. DPRD Minahasa melalui Pansus juga akan merumuskan langkah-langkah lanjutan sebagai bagian dari solusi jangka panjang, termasuk pembenahan infrastruktur pengendali air dan koordinasi lintas sektor.

Adapun Pansus Penanganan Banjir DPRD Minahasa terdiri dari sejumlah anggota legislatif lintas fraksi, di antaranya Rio Rindengan, Jilly Leontin Mongi, Reinald Sengke, Okstesy Pricilia Runtu, Marvil Rawung, Franky Wolayan, Anita Mamuaya, dan Ansye Taniowas.

(Mrcl/*)

Example 120x600