Bitung

KM Ngapulu Sandar di Bitung, Pelni Siapkan Armada Tambahan Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru

1559
×

KM Ngapulu Sandar di Bitung, Pelni Siapkan Armada Tambahan Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru

Sebarkan artikel ini

ESN, Bitung — Menghadapi lonjakan perjalanan penumpang pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, PT Pelni Cabang Bitung menambah armada besar untuk memperkuat rute pelayaran dari Pelabuhan Samudera Bitung menuju kawasan timur Indonesia. Kebijakan ini diambil seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang diprediksi berlangsung hingga awal Januari 2026.

Pada Rabu (4/12), KM Ngapulu tiba di Pelabuhan Bitung pukul 13.00 WITA sebelum kembali melanjutkan pelayaran pada malam hari. Kehadiran kapal tersebut menjadi bagian dari komposisi armada yang disiapkan Pelni khusus untuk periode Nataru.

Kepala Cabang PT Pelni Bitung, Juni Samsudin, mengatakan pihaknya mengoperasikan tiga kapal tipe 2000 sebagai penguatan utama.

“Untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru, kami menyiapkan KM Gunung Dempo, KM Labobar, dan KM Ngapulu,” ujarnya.

Kepala Cabang Pelni Bitung Juni Samsudin

Penyiapan armada tambahan diperlukan karena dua kapal reguler yang biasanya melayani rute Bitung KM Dorolonda dan KM Sinabung dialihkan sementara untuk mendukung rute Balikpapan–Surabaya PP. Sebagai kompensasi, sejumlah kapal besar diarahkan khusus memperkuat jalur Bitung menuju Papua dan wilayah timur lainnya.

KM Labobar dan KM Gunung Dempo dijadwalkan intensif melayani rute Bitung–Papua. Selain itu, Pelni menyiagakan KM Tidar serta beberapa kapal tipe 1000 untuk mengikuti lonjakan permintaan penumpang pada puncak arus Nataru.

“Tren arus balik dari Papua ke Bitung hampir selalu tinggi. Biasanya lebih dari 2.000 penumpang turun di Bitung pada periode ini. Karena itu mulai 8 Desember armada akan fokus di rute timur,” kata Juni.

Tidak hanya kapal bertipe besar, Pelni juga mempertahankan layanan kapal kelas 500 seperti KM Sangiang untuk menjangkau rute-rute perintis di kawasan kepulauan.

Untuk mendorong kelancaran perjalanan, Pelni memberikan tarif promo berupa diskon 20 persen pada 17 Desember 2025—10 Januari 2026. Masyarakat diimbau membeli tiket lebih awal untuk memanfaatkan potongan harga tersebut.

Di sisi keamanan, Pelni menggandeng sejumlah instansi guna memastikan proses embarkasi dan debarkasi berlangsung tertib. Delapan personel Marinir dikerahkan untuk membantu pengamanan di area dermaga.

Dengan penambahan armada, dukungan pengamanan, dan kebijakan tarif yang lebih terjangkau, Pelni berharap pelayanan angkutan laut pada masa Nataru 2025 berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah timur Indonesia.

Example 120x600