Bitung

Pemkot Bitung Buka Posko Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Sitaro

343
×

Pemkot Bitung Buka Posko Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Sitaro

Sebarkan artikel ini
Rapat Pemkot Bitung bersama Forkopimda terkait penanganan bencana di Sitaro, Rabu (07/01/2026)

ESN, Bitung – Pasca bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro beberapa hari lalu, Pemerintah Kota Bitung bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi guna membahas langkah-langkah antisipatif dan strategis dalam penanganan darurat wilayah terdampak.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, dan berlangsung di Merdeka Lounge, Rabu (7/1/2026).

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Bitung, Altin Tumengkol, menyampaikan, salah satu hasil rapat memutuskan bahwa Pemerintah Kota Bitung akan membuka pos bantuan bencana bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi membantu warga Kepulauan Sitaro.

“Bantuan yang dikumpulkan bukan dalam bentuk uang, melainkan berupa barang kebutuhan dasar,” ujar Altin. Bantuan yang dimaksud antara lain kebutuhan bayi dan lansia, pakaian layak pakai, kasur, serta bahan makanan.

Wali Kota Hengky Honandar dalam arahannya mengimbau agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bitung menjadi contoh dan pelopor dalam memberikan bantuan kemanusiaan tersebut.

Pos bantuan akan dibuka di depan Kantor BPBD Kota Bitung mulai Rabu, 7 Januari hingga 18 Januari 2026. Posko tersebut terbuka bagi ASN, masyarakat umum, maupun pihak swasta atau perusahaan yang ingin menyalurkan bantuan.

Setelah masa pengumpulan berakhir pada 18 Januari 2026, seluruh bantuan akan diserahkan ke posko tingkat provinsi untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Altin menambahkan, kebijakan penyaluran bantuan dalam bentuk barang ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Sulawesi Utara, yang mengarahkan seluruh kabupaten dan kota agar tidak mengumpulkan bantuan dalam bentuk uang.

“Bantuan uang dinilai rawan dan sensitif, sehingga diputuskan seluruh bantuan difokuskan dalam bentuk barang kebutuhan,” pungkasnya.

Example 120x600