Bitung

Operasi Patuh 2025 di Bitung Rampung, Helm dan Pengendara Bocah Masih Jadi Masalah

983
×

Operasi Patuh 2025 di Bitung Rampung, Helm dan Pengendara Bocah Masih Jadi Masalah

Sebarkan artikel ini
Operasi Patuh Polres Bitung

ESN, Bitung — Operasi Patuh 2025 yang digelar Polres Bitung selama dua pekan resmi berakhir pada Sabtu, 27 Juli 2025. Hasilnya, Satlantas mencatat 2.737 pelanggaran lalu lintas dengan dominasi pelanggaran pengendara tanpa helm dan pengemudi di bawah umur.

Kasat Lantas Polres Bitung, IPTU M. Syarif Subarkah, mengatakan operasi kali ini mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”. Fokus penindakan diarahkan pada tujuh pelanggaran prioritas—mulai dari melawan arus hingga berkendara dalam pengaruh alkohol.

Kasat Lantas Polres Bitung, IPTU Mohamad Syarif Subarkah

“Operasi ini bukan semata soal penindakan. Edukasi tetap kami kedepankan,” kata Syarif saat dikonfirmasi, Senin, 28 Juli 2025.

Selama operasi, 1.413 pelanggar dikenai tilang dan 2.737 lainnya diberikan teguran. Dari ribuan pelanggaran, pengendara tanpa helm menjadi yang terbanyak—724 kasus. Sebanyak 77 pengendara tercatat menggunakan helm yang tak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Sementara itu, pengemudi di bawah umur tercatat 152 kasus.

Satlantas juga mencatat tujuh kecelakaan lalu lintas selama masa operasi. Satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Meski penindakan dilakukan, Polres Bitung tetap menggencarkan penyuluhan. Sosialisasi digelar ke sekolah-sekolah, komunitas motor seperti CBR Club, hingga sopir bus dan mikrolet. Media sosial juga dipakai sebagai kanal edukasi publik.

“Setiap tindakan kita di jalan punya konsekuensi besar. Tertib itu bukan hanya soal hukum, tapi juga soal kemanusiaan,” ujar Syarif.

Example 120x600