ESN, Bitung – Sepekan setelah kembali beroperasi usai docking, KMP Tude kembali menjadi andalan transportasi masyarakat Pulau Lembeh. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bangun Bitung memastikan kapal penyeberangan itu berjalan normal tanpa hambatan.
Direktur Utama Perumda Bangun Bitung, Vesco Dandel, menyebut kehadiran KMP Tude menjadi prioritas utama perusahaan dalam menjaga aksesibilitas warga.
“Sampai sekarang pengoperasian KMP Tude masih normal, belum ada kendala,” kata Vesco, Jumat, 19 September 2025.

KMP Tude memang memegang peran vital. Bukan hanya soal transportasi penumpang, tapi juga distribusi logistik antara Pulau Lembeh dan daratan utama Bitung. Karena itu, kata Vesco, Perumda menaruh perhatian khusus pada kelancaran operasinya.
Perhatian itu juga terlihat dalam agenda nasional. Manajemen Perumda mengikuti pertemuan operator kapal feri seluruh Indonesia di Jakarta Barat, 18 September lalu. Salah satu pokok bahasan: ketersediaan BBM subsidi yang semakin terbatas.
“Pertemuan itu menghasilkan keputusan bahwa pada 2026, KMP Tude tetap mendapat kuota BBM subsidi,” ujar Vesco.
Dengan jaminan pasokan bahan bakar, ia berharap operasional KMP Tude makin stabil.
“Harapannya, kapal ini bisa terus melayani masyarakat Lembeh sebagaimana mestinya,” ucapnya.
Vesco juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlangsungan layanan kapal penyeberangan itu.
“KMP Tude ini vital, maka kami berharap masyarakat ikut menjaga,” katanya.












