ESN, Bitung – Setelah sukses menembus penghasilan ratusan juta rupiah per bulan dari dunia pemasaran digital, Henry Roy Somba, affiliator asal Kecamatan Ranowulu, menggagas kelas perdana TikTok Affiliate di Kota Bitung.
Program pelatihan tersebut diluncurkan pada Jumat, 1 Agustus 2025, bertempat di sebuah kafe di Kecamatan Madidir. Kelas ini ditujukan bagi para kreator konten pemula serta pelaku usaha yang ingin memanfaatkan TikTok sebagai sumber penghasilan.
“Peluncuran ini menjadi langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat agar mampu bersaing dan menghasilkan pendapatan melalui platform TikTok, khususnya di kawasan Indonesia Timur,” ujar Roy.
Kelas TikTok Affiliate dirancang dengan pendekatan praktis dan kurikulum yang mudah dipahami. Menurut Roy, banyak pengguna TikTok di Kota Bitung yang belum mengetahui cara memonetisasi aktivitas mereka di platform tersebut.
“Banyak orang pakai TikTok, tapi hanya sedikit yang tahu bagaimana menghasilkan uang dari situ. Di kelas ini, kami akan bongkar rahasia kesuksesan para affiliate marketer,” kata Roy yang dikenal aktif membangun komunitas digital di Sulawesi Utara.
Selain membahas strategi konten yang relevan dan berpotensi viral, kelas ini juga akan membimbing peserta untuk memahami alur komisi, pemilihan produk, hingga teknik pemasaran yang efektif di ekosistem TikTok Shop.
Roy menyebut inisiatif ini lahir dari keprihatinannya atas dominasi pelaku affiliate di Pulau Jawa dan Sumatera. “Hampir 90 persen affiliator saat ini berada di dua pulau itu. Saya ingin Indonesia Timur juga punya ruang berkembang,” tuturnya.
Lebih dari sekadar bisnis, Roy menyebut kelas ini sebagai bentuk kontribusinya dalam mencetak generasi digital entrepreneur dari daerah. “Kita harus mulai dari sekarang, dari kota kita sendiri,” katanya.












