ESN, Bitung – Musim pancaroba mendorong meningkatnya risiko demam berdarah dengue (DBD). Terkait hal itu Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk memperketat kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung, dr. Pitter Lumingkewas, mengatakan perubahan cuaca yang disertai hujan membuat nyamuk Aedes aegypti lebih cepat berkembang biak, terutama di genangan air di sekitar permukiman warga.
“Tempat-tempat yang berpotensi menampung air harus menjadi perhatian bersama, seperti bak air, talang rumah, serta barang bekas,” kata Pitter, Rabu.
Menurut dia, pencegahan DBD paling efektif dilakukan melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan menerapkan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas. Langkah tambahan seperti penggunaan obat anti nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan juga perlu dilakukan secara rutin.
Dinas Kesehatan Kota Bitung, kata Pitter, terus melakukan upaya promotif dan preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat serta pemantauan lingkungan bersama pemerintah kelurahan dan puskesmas.
Ia menegaskan keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan penyebaran DBD, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. “Pencegahan harus dimulai dari rumah masing-masing,” ujarnya.












